Content Creator Pemula? Tips Ini Buatmu, nih!

Jakarta, 21 Februari 2019

Halo, Learners!

Tidak bisa dipungkiri, keseharian kota sudah banyak sekali bersentuhan dengan dunia online. Orang dewasa bisa menghabiskan waktu hingga … Jam dengan gadget-nya. Ini menciptakan ladang bisnis serta kesempatan untuk membuatmu dikenal, lho! Sebut saja Atta Halilintar dan Lastday Production,

Nah, buatmu para pembuat content atau content creator pemula pasti masih perlu belajar. Oleh karenanya, yuk kita coba mulai dari beberapa hal mendasar ini:

1. Tentukan topik dan bentuk awal
Topik apa yang hendak kamu ambil? Apakah tentang hobi, kesehatan, film, pengetahuan umum, dan banyak topik lain yang bisa kamu ulik. Sesuaikan dengan latar belakangmu (pendidikan, pekerjaan) agar kamu lebih menguasai lapangan dan lebih mudah memberikan informasi yang terpercaya.

Jangan lupa, tentukan juga bentuknya: apakah mau berupa artikel atau blog? Video? Animasi? Setiap bentuk tentu punya kebutuhannya masing-masing, seperti kamera untuk content video dan laptop dengan software untuk editing.

Mau “ngomongin” topik apa? Tentukan sedari awal, ya! Sumber: i2.wp.com

2. Berikan informasi yang kredibel
Mudahnya mencari informasi di mesin pencari seringkali bikin kita tidak aware akan pentingnya informasi yang kredibel alias terpercaya. Belajarlah mencari website mana yang terpercaya sebagai sumber info dalam content yang kamu bikin. Sebagai contoh, informasi kesehatan dari situs resmi WebMD tentu lebih terpercaya daripada info dari blogabcd.com. Jangan anggap enteng bagian ini ya, karena content-mu akan dilihat khalayak ramai sehingga bisa jadi bahaya jika kamu memberi info yang keliru. 🙂

Jaga kepercayaan audience lewat content yang dapat dipercaya. Sumber: static1.squarespace.com

3. Konsisten!
Cek dulu apakah kamu bisa membuat content secara konsisten atau tidak? Apakah ini betul-betul akan kamu jalani, atau hanya on fire di awal saja?
Konsistensi itu penting agar kamu tetap dikenal dan diingat. Mulailah dengan sederhana, misalkan membuat 1 content blog setiap hari Kamis. Jika kamu sudah menemukan ritme-nya, kamu bisa menambahkan frekuensinya. Yang penting: konsisten!

4. Semangat belajar dan mau berubah
Review berkala perlu kamu lakukan terhadap content yang kamu buat. Content apa saja yang paling disukai followers-mu? Content mana yang visitor rate-nya tinggi? Ini bisa membantumu menentukan topik dan bentuk content yang hendak kamu ambil di masa yang akan datang. Belajarlah analytics sederhana dan pemasangan ads di social media. Intinya, miliki semangat belajar dan mau berubah sesuai dengan keadaan, ya!

Belajar, belajar, dan belajar harus jadi motto kamu. Sumber: m.media-amazon.com

5. Tim dan delegasi
Kamu tidak selalu harus bekerja sendirian. Kamu bisa membuat tim dengan rekan atau teman-temanmu, atau menggunakan jasa freelancer. Yang penting, kamu mengetahui konsekuensi masing-masing pilihan, ya. Bekerja bersama tim tentu memerlukan role kerja yang jelas, sementara meng-outsource lewat jasa freelancer berarti kamu harus siap jadi reviewer sekaligus editor untuk content yang kamu bikin.

Jangan lupa: team work juga penting! Sumber: chanty.com

Nahh, 5 cara ini harusnya bisa jadi modal kamu untuk memulai langkah jadi content creator. Ada tips lain yang bisa kamu bagikan? Share di comment, ya!

Comments are closed.

WordPress.com.

Up ↑

%d bloggers like this: