Suka Kopi Plus Travelling? Ini Jenis-jenis Kopi Khas Indonesia untuk Inspirasi Jalan-jalanmu!

Toraja Kalosi, Flores Bajawa, Bali Kintamani, Gunung Puntang, Aceh Gayo, Mandheling. Buatmu yang mendalami seni coffee making, sederet nama ini tentulah tak asing. Mereka hanya sedikit di antara berbagai jenis kopi yang ada di Indonesia, yang memiliki iklim dan kondisi tanah yang sangat cocok dengan pelbagai jenis tanaman termasuk kopi.

Suka ngopi? Mengunjungi daerah asal kopimu bisa jadi rekreasi menarik, lho!

Nah, buatmu yang senang ngopi, pernah nggak terpikir untuk mengunjungi daerah-daerah asal kopi tersebut? Ya, selain memiliki jenis kopi yang berkualitas, daerah-daerah ini cocok sekali untukmu yang hobi travelling. Pingin travelling ke tempat-tempat yang terinspirasi dari kopi favoritmu? Yuk, kita lihat 4 di antaranya!

1. Toraja Kalosi

Kopi jenis ini berasal dari dataran tinggi Toraja, Sulawesi Selatan, sekitar 8 jam perjalanan darat dari kota Makassar. Ternyata kedua nama ini merupakan dua nama kota yang berbeda: Kalosi adalah nama kota kecil di Sulawesi yang merupakan tempat pengumpulan kopi dari daerah sekitarnya, sementara Toraja adalah daerah pegunungan tempat tumbuhnya kopi tersebut. Kopi Toraja sering disebut sebagai Queen of Coffee karena memiliki taste yang seimbang dan unik dengan tingkat keasaman yang rendah, halus, lembut, bercitarasa floral dan fruity.

Upacara di area tongkonan toraja. Sumber: http://www.romadecade.org/suku-toraja

Buat kamu yang suka travelling dengan ragam budaya yang unik dan nggak gampang takut, wajib banget ke Toraja. Wilayahnya yang berupa pegunungan masih sejuk dan memiliki pemandangan tak ada duanya. Kamu juga akan disuguhi rumah tongkonan yang berada di sepanjang kota hingga desa di sana. Sementara itu, pemakaman khas toraja bisa dijumpai di beberapa tempat, bahkan kamu bisa masuk ke dalam goa dan melihat langsung jasad-jasad yang disimpan di sana! Menarik sekaligus unik, kan?

2. Gunung Puntang

Kopi ini berasal dari Gunung Puntang, Jawa Barat dan menjadi kopi terbaik dalam perhelatan Specialty Coffee Association of America (SCAA) pertengahan April 2016 di Atlanta, Georgia, Amerika Serikat. Kopi ini memiliki aroma yang unik: blueberry, floral, jasmine, vanila, dan leci. Aroma jasmine ini yang termasuk langka.

Pemandangan ini menanti kamu di Gunung Puntang, lho!
Sumber: http://www.tempatwisatadibandung.info

Buatmu yang senang hiking, Gunung Puntang bisa jadi tujuanmu. Dengan ketinggian 2.223 mdpl dan waktu tempuh kurang-lebih 3 jam, jalur pendakiannya relatif aman dan pemandangannya cantik. Di kawasan wisata Gunung Puntang, ada pula Curug Siliwangi dan camping ground yang bisa kamu singgahi untuk bermalam.

3. Bali Kintamani

Kopi jenis arabika yang satu ini memiliki aroma dark chocolate, orange, dan lemon dengan tingkat keasaman dan body yang tinggi. Jadi, buatmu yang agak bermasalah dengan lambung, baiknya mengonsumsi kopi ini setelah makan, ya.

Pemandangan dari Danau Batur, Kintamani. Sumber: http://www.bali-indonesia.com

Kintamani merupakan dataran tinggi di Bali yang namanya mungkin sudah tidak asing lagi buatmu. Dihuni oleh suku yang menyebut diri Bali Aga atau “bali tua”, mereka memiliki tradisi khas dalam memakamkan penduduknya dengan diletakkan di bawah pohon menyan. Tradisi ini bisa kamu lihat di Pemakaman Trunyan. Selain Pemakaman Trunyan, di Kintamani kamu juga bisa mengunjungi Danau Batur dan budidaya kopi luwak. Buat yang senang dengan hingar-bingar perkotaan, kamu bisa bergeser ke Denpasar dengan berbagai cafe dan beach club-nya.

4. Flores Bajawa

Kopi yang satu ini berjenis arabika dengan aroma nutty, orange, dan caramel, dan tingkat keasaman yang sedang.

Berasal dari wilayah Bajawa, Pulau Flores, Nusa Tenggara Timur, kopi ini tumbuh di ketinggian 1300 mdpl. Daerah Bajawa subur dan kaya akan alam serta budaya, begitu pula daerah sekitarnya seperti Wae Rebo, Labuan Bajo, dan Kelimutu. Wae Rebo merupakan desa dengan rumah-rumah Mbaru Niang yang khas seperti kerucut. Sementara itu, kamu yang tertarik dengan alam bisa emngunjungi Danau Kelimutu yang bisa berubah-ubah warnanya serta Labuan Bajo yang memiliki berbagai destinasi alam seperti goa dan air terjun. Dari sana, kamu bisa menyeberang ke Pulau Komodo untuk berkunjung ke konservasi hewan langka ini, serta mengunjungi pulau-pulau lainnya yang nggak kalah menarik.

Desa Wae Rebo, Flores. Sumber: Kompas Travel

Nah, setelah dapat info di atas, daerah mana yang pingin kamu kunjungi, nih? Siapkan dirimu dan ikuti tips ini untuk dapat promo tiket murahmu! 🙂

Sumber:

Comments are closed.

WordPress.com.

Up ↑

%d bloggers like this: