Bermain dengan Nada: Menari atau Bermusik?

Jakarta 05 September 2019,

Hello Hobiers, hidup kita tidak pernah lepas dari nada. Mau itu cuma mendengarkan musik sembari kerja, atau memang hobi bermain nada. Dan kegiatan yang berhubungan dengan nada juga tidak hanya bernyanyi atau bermain alat musik. Salah satu kegiatan lain yang pastinya butuh musik adalah menari. Nah bulan ini, KelasHobi ingin membahas mengenai hobi musik dan menari. Sebenarnya banyak banget manfaat dari bermusik dan menari bagi kehidupan kita. Bisa mengurangi stress dan menyehatkan tubuh juga. Dan enaknya lagi, tidak pernah ada batas usia bagi kita, manusia, untuk menikmati nada-nada yang indah. Jaman sekarang, jadi masih di dalam kandungan saja, janin yang ada di rahim ibu sudah diperkenalkan dengan musik dan nada.

Photo by Ahmad Odeh

Banyak orang yang beranggapan kalau mau bermain musik dan menari itu harus dimulai dari kecil banget. Kalau diatas usia 20 tahun baru belajar ya tidak efektif dan lain sebagainya. Tulangnya sudah tidak lentur lah, daya belajar tidak optimal lah, dan alasan lain sebagainya. Padahal selain yang namanya belajar itu tidak ada batas usia, tujuan belajarnya juga perlu digali. Ya jika tujuannya ingin menjadi penari profesional dan baru mulai di usia paruh baya mungkin terdengar sulit (walaupun tetap tidak mustahil yaaa). Tapi dari pada kita ngegas dan buru-buru booking kelas, mending kita bahas dulu pelan-pelan mengenai aktivitasnya.

Photo by Scott Brome

Apa saja sih fungsi dari menari dan bermusik? Bagi orang dewasa maupun pertumbuhan anak, menari dan bernyanyi memiliki banyak manfaat. Beberapa manfaatnya pasti mudah untuk ditebak, antara lain menyehatkan bagi tubuh karena tubuh bergerak dinamis seperti sedang berolahraga. Bermusik dapat membantu melepas stress dan membuat pikiran menjadi lebih kreatif.

Photo by Heidi Yanulis

Bagi anak dan orang tua, menari dan bernyanyi atau bermusik bersama dapat meningkatkan kemampuan komunikasi anak. Menari sendiri dapat merangsang hormon neurotrophins, zat alami yang merangsang pertumbuhan sel saraf dan meningkatkan koneksi saraf pada otak. Untuk kita-kita yang sudah dewasa, menari dan bermusik tetap memiliki banyak manfaat. Namun untuk mendapatkan manfaat ini, tentu kegiatan menari dan bermusik harus dilakukan secara rutin dan teratur.

Apa saja hal baik yang bisa kamu dapatkan dari menari?

  • Menari dapat meningkatkan daya ingat.
  • Meningkatkan keseimbangan dan koordinasi dari tubuh.
  • Menjaga kesehatan jantung dan dapat membakar kalori.
  • Menurunkan stress dan melawan depresi.
  • Meningkatkan flexibilitas serta memperbaiki postur tubuh.
  • Meningkatkan energi dan semangat beraktivitas.
  • Meningkatkan komunikasi dan hubungan bagi pasangan.
  • Mempelajari tarian tradisional dapat turut membantu melestarikan budaya Indonesia.
Photo by Ardian Lumi

Dan jangan takut kalau kamu belum punya dasar menari. Banyak kok yang memulai justru saat sudah dewasa dengan tujuan awal yang sederhana, yaitu ingin hidup lebih sehat. Kalau kamu selama ini punya keinginan untuk menari, jangan dipendam terus, karena siapa tahu ini hobi yang cocok untuk kamu. Harga kelas menari rata-rata mirip dengan kelas lain seperti yoga atau langganan gym. Komitmennya pun sama. Untuk jenis kelamin, nah ini kita sudah di jaman modern ya, jadi jangan takut, bapak-bapak juga bisa kok. Kan menari tidak cuma ballet atau jaipong. Ada waltz dan salsa juga yang mana lebih asik kalau menarinya dengan pasangan masing-masing. Romantis kan.

Photo by Anna Earl

Sedangkan untuk anak, manfaat-manfaat menari dapat memberikan dampak positif bagi kegiatan sekolah. Bahkan ada artikel di TED yang mengatakan bahwa kegiatan menari itu sama pentingnya dengan belajar matematika bagi anak sekolah.

Bagaimana dengan bermusik? Ini dia manfaat menarik yang bisa kamu dapatkan dengan bermusik.

  • Mempertajam pikiran dan meningkatkan konsentrasi.
  • Meningkatkan koordinasi tubuh.
  • Menumbuhkan kreativitas dan membantu kita untuk mempertajam daya ingat.
  • Membantu pengobatan Alzheimer.
  • Meningkatkan kepercayaan diri.
  • Untuk alat musik tiup, dapat melatih sistem pernapasan juga.
Photo by Nate C

Sama seperti menari, bermusik juga memiliki banyak manfaat bagi kita. Bahkan musik menempati bagian penting dalam peradaban manusia. Tidak ada yang menemukan musik dan nada, karena sudah tercipta sejak awal bersama dengan manusia. Dan ini adalah salah satu alternatif dari berbagai pilihan kegiatan dan hobi yang dapat kita tekuni. Kalau kamu merasa jenuh dan bosan dengan rutinitas, tidak ada salahnya untuk mencoba hal baru. Kita tidak pernah terlalu tua atau terlalu muda untuk belajar.

Artikel oleh Team KelasHobi

Teaser Instagram oleh Stephanie Surianto

Featured Image by Andre Hunter

Sumber:

https://ideas.ted.com/why-dance-is-just-as-important-as-math-in-school/?utm_campaign=social&utm_medium=referral&utm_source=facebook.com&utm_content=ideasblog&utm_term=education&fbclid=IwAR1PTUqjwZDflynQJWOaWy-6wl_utqiZ3XewWv9LjhPkyG1sblUgDHsx_-g

https://health.detik.com/anak-dan-remaja/d-3304565/ini-lho-manfaat-menari-dan-menyanyi-bagi-emosionalanak

https://www.era.id/read/ezUOGe-8-manfaat-kesehatan-yang-tersembunyi-dari-menari

https://hellosehat.com/hidup-sehat/fakta-unik/manfaat-kesehatan-bermain-alat-musik/

https://batam.tribunnews.com/2016/10/19/benar-benar-mengejutkan-inilah-enam-manfaat-bermain-alat-musik-bagi-otak-dan-tubuh?page=all

One thought on “Bermain dengan Nada: Menari atau Bermusik?

Comments are closed.

WordPress.com.

Up ↑

%d bloggers like this: