Tren Hobi Ngopi: Starbucks Reserve, Kopi Online dan Belajar Kopi

Jakarta, 15 April 2019

Indonesia merupakan penghasil kopi terbesar ke empat di dunia, jadi tidak heran jika peminum kopi di Indonesia juga semakin banyak. Sejak beberapa tahun terakhir, muncul banyak jaringan kedai kopi lokal di kota-kota besar di Indonesia. Hobi ngopi jadi tren yang populer saat ini. Apakah kamu salah satu yang suka menenggak kopi di pagi hari? Atau kamu hanya meminum kopi saat berkumpul bersama teman? Kopi sendiri bukan jenis minuman baru, bahkan sudah ada lama sekali. Nah sebagai penghasil biji kopi yang enak-enak, Indonesia memiliki peluang yang menjanjikan di dunia perkopian.

Photo by Brooke Lark

Jenis kopi yang dijual dan cara penjualannya pun semakin berkembang. Para pengusaha juga tidak tanggung-tanggung dalam mengembangkan konsep kedai kopi di Indonesia. Banyak sekali konsep kedai kopi lokal yang bertebaran di seantero Indonesia. Bahkan jaringan waralaba kedai kopi asing pun tidak ketinggalan untuk membuka cabangnya di Indonesia. Ada yang kreatif membuka kedai kopi yang juga turut memberikan edukasi umum mengenai kopi kepada konsumen. Ada juga kedai kopi yang sekalian membuka kelas untuk menjadi barista. Dan ada juga kedai kopi yang membuat aplikasi khusus. Yuk simak dibawah.

Starbucks dan Starbucks Reserve

Saat ini terdapat dua jenis gerai Starbucks, gerai yang biasa dan gerai Starbucks Reserve yang ada logo R dan bintang. Apa yang membedakan Starbucks Reserve dengan Starbucks biasa? Sebenarnya perbedaan utamanya terletak pada jenis biji kopi yang disajikan. Di Starbucks Reserve, kamu bisa mendapatkan pengalaman minum kopi yang lebih mendalam, karena Starbucks Reserve menyedikan biji kopi dengan kualitas khusus dan spesial. Biji kopi khusus ini biasanya tersedia dalam jumlah terbatas karena memang khusus dijaring dari perkebunan kopi yang dipilih langsung oleh para alhi kopi dari Starbucks pusat. Selain biji kopi spesial, terdapat barista khusus di Starbucks Reserve yang disebut Coffee Master. Nah kamu bisa bertanya dan mencari tahu mengenai banyak hal tentang kopi dari si Coffee Master ini.

Bahkan di gerai Starbucks Reserve terbesar di Indonesia yang berada di Bali, terdapat Coffee Sanctuary dimana kamu bisa mendapatkan pengalaman yang lebih lagi saat minum kopi. Disini, Starbucks menyediakan sarana edukasi yang lebih spesial lagi, karena pengunjung bisa belajar bagaimana kopi diproses, mulai dari pemilahan biji kopi, proses roasting, hingga penyajiannya. Starbucks Reserve Bali bahkan memiliki kebun kopi seluas 10 x 10 meter, instalasi edukatif mengenai kopi, sampai tester room dimana kamu bisa mencoba kopi dan mempelajarinya.

ABCD ( A Bunch of Coffee Dealer)

Instagram @abcd_coffee

Berbeda dengan Starbucks Reserve yang menyediakan edukasi umum mengenai kopi, ABCD School of Coffee menyediakan edukasi yang lebih serius. ABCD merupakan sekolah barista. Disini, kamu bisa belajar caranya menyeduh kopi dan menjadi barista profesional. Dulunya ABCD adalah kedai kopi, namun saat ini sudah lebih fokus menjadi sekolah barista. Untuk mencicipi kopinya, kamu bisa mengunjungi kedai kopi mereka yang bernama Ruang Seduh yang terletak di Kemang Jakarta dan Prawirotaman Yogyakarta. Tertarik dengan profesi barista?

Fore

Instagram @fore.coffee

Nah kalau yang satu ini memiliki pendekatan yang berbeda. Fore adalah kedai kopi berbasis teknologi. Untuk mendukung pemasarannya, Fore mengembangkan aplikasi dan mendorong pelanggannya untuk memesan kopi via aplikasi mereka. Konsep yang diusung oleh Fore sudah terbukti berhasil diterapkan oleh Luckin Coffee di China yang berambisi untuk menyaingi Starbucks. Melalui aplikasi Fore, pelanggan tidak hanya dapat memesan kopi, tetapi juga dapat memanfaatkan semua program promosi dan point yang disediakan. Jadi Fore ingin independen dan tidak tergantung pada aplikasi lain untuk menjual dan mengantar kopinya.

Buat kamu yang hobi ngopi dan suka dengan segala sesuatu yang berhubungan dengan kopi, atau bahkan sudah menjadikan kopi sebagai bagian yang tidak terpisahkan dalam hidup, tiga gerai diatas dapat kamu coba untuk menambah pengalaman minum kopi kamu. Gimana nih dengan team teh atau team jamu. Apakah akan ada inovasi seperti ini juga?

Artikel oleh Team KelasHobi

Teaser Instagram oleh Stephanie Surianto

Featured Image by Nathan Dumlao

Comments are closed.

WordPress.com.

Up ↑

%d bloggers like this: