Rayuan ala Dilan : Kata-kata Romantis Bisa dengan Diksi Sederhana

Siapa yang tidak tahu dengan film Dilan dan Milea, film yang mengulas tentang kisah cinta anak remaja, kisah cinta anak sma menjadi suguhan utama dalam film ini. Film yang diarahkan oleh sutradara Fajar Bustomi dengan keterlibatan langsung dari sang pencipta cerita, Pidi Baiq, membuat Dilan 1990 menjadi adaptasi yang cukup baik. Meski diakui sutradara ada beberapa adegan yang dipotong karena keterbatasan durasi, benang merah cerita tetap dapat diwujudkan.

Penggambaran kehidupan remaja di masa SMA pun masih terasa masuk akal. Dari tingkah nakal remaja yang membolos, berpakaian tidak rapi, memiliki konflik dengan guru atau teman sebaya dan juga kisah cinta anak remaja. Novel ini menjadi sangat populer di kalangan anak-anak remaja atau dewasa. Tentunya sudah tahu bagaimana romantisnya tokoh Dilan pada saat mengungkapkan rasa cinta terhadap tokoh Milea.

Dilan-1990

 

Selain romantis, Dilan juga sangat sering sekali memberikan kata-kata rayuan romantis kepada Milea. Nah, dengan kata-kata tersebut menjadi para penggemar novel dan film Dilan menjadi baper (bawa perasaan). Sehingga, seolah-olah  yang menjadi para tokoh di film ini adalah para penonton atau pembaca. Cara Dilan mengungkapkan rasa hatinya dan menerjemahkan rindunya sering kali melalui kata-kata rayuan,  dengan tingkah laku konyolnya yang mudah dicerna tetapi romantis. Hal tersebut, bukan hanya tokoh di dalam novelnya saja (Milea) yang jatuh cinta pada Dilan, namun pembacanya juga bisa jatuh cinta oleh tokoh Dilan ini.

Peran Iqbaal yang sebelumnya sempat diragukan dan menuai banyak reaksi negatif terbilang cukup berhasil menjelma sebagai Dilan. Pada beberapa adegan, Iqbal mampu ‘berbicara’ sebagai karakter Dilan dengan baik. Aksinya dalam bermain lakon setidaknya dapat diterima, meskipun pada beberapa bagian awal masih terasa kaku. Selain itu, debut Vanesha berakting juga memberi kesan yang baik. Dia mampu membawakan karakter Milea sesuai ekspektasi. Ekspresinya sebagai remaja yang polos pun tidak berlebihan.

Film ini mendapatkan antusiasme yang sangat baik dari para penonton, terutama di kalangan remaja, karna film ini bisa membuat para penonton menjadi baper.dengan adegan-adegan yang cukup ringan, dan juga di dukung dengan kata-kata rayuan “gombal” dengan kata-kata sederhana namun menyentuh. Secara keseluruhan, film ini setidaknya terasa tepat untuk menjadi hiburan bagi para remaja dan masih dapat dinikmati untuk sekadar bernostalgia.

thought-catalog-480581-unsplash
Photo by Thought Catalog

Yang menjadi sorotan disini adalah penggunaan kata-kata yang puitis sebagai cara untuk mendapatkan hati sang pujaan hati. Pusi di jaman now ini sering dibayangkan sebagai gaya komunikasi yang kuno. Tapi film Dilan 1990 berhasil menghidupkan kembali kepopuleran puisi. Tidak hanya digunakan untuk “gombal” ke pujaan hati, puisi juga dapat kamu gunakan untuk menyatakan perasaan pada orang tua, guru, atau teman. Ada beberapa quotes populer yang dapat menghanyutkan hati dari kata-kata Dilan untuk mendapatkan hati Milea yaitu:

  1. Jika hujan, aku tak akan memberimu jaket, sebab jika aku sakit, lalu siapa yang akan menjagamu?
  2. Kalau suatu saat nanti kamu rindu padaku, maukah kamu memberitahuku? Agar aku bisa langsung berlari menemuimu.
  3. Kalau mencintaimu adalah kesalahan. Ya sudah, biar aku salah terus saja
  4. Jangan datang ke perempuan untuk membuat dia mau, tetapi datanglah ke perempuan untuk membuat dia senang. Kalau kamu tidak setuju, tetapi aku begitu.
  5. Cinta mungkin aneh, tapi dengan orang seperti dia di dunia, menurut aku kerasa lebih asyik, kerasa lebih seru dan menyenangkan.

Ada juga kata-kata romantis Dilan yang menjadi viral di dunia maya, seperti :

  1. Sekarang kamu tidur. Jangan begadang. Dan jangan rindu. “Kenapa?”. Berat, kamu gak akan kuat, biar aku saja.

Kata-kata ini sangat cocok untuk pasangan yang sedang menjalani hubungan jarak jauh atau alias LDR-an. Padahal  hanya terpisah satu kelas, tapi rasa kangen ingin bertemu selepas pulang sekolah itu kadang bisa menggebu-gebu. Kalau sekarang kita bisa dengan mudahnya mengirimkan pesan singkat, chatting, atau telepon. Rindu di masa lalu penanganannya lebih sulit. Antara telepon ke rumahnya, mengirim surat, atau mengunjungi langsung ke rumahnya? Seperti yang dilakukan Dilan ke Milea. Itu juga diwanti-wanti oleh Dilan. “Awas berat.” Katanya.

  1. Cemburu itu hanya untuk orang-orang yang tidak percaya diri. “Jadi”, ya sekarang aku sedang tidak percaya diri.

Cemburu seringkali menjadi bumbu-bumbu dalam  sebuah hubungan, Kalau kata Dilan sih, cemburu itu untuk orang-orang yang kurang percaya diri. Nah, apa kamu sedang menjadi orang yang kurang percaya diri? Hati-hati cemburu dengan berlebihan bisa membuat hubungan kalian menjadi tidak baik, jadi cemburu dengan sewajarnya saja.

joanna-kosinska-199299-unsplash

Dari film Dilan ini dapat memberikan banyak sudut pandang dalam menggunakan puisi dikehidupan kita sehari-hari. Salah satunya dengan merayu pujaan hati dengan kata-kata yang romantis. Tidak memilih diksi yang “njelimet” dan mendayu-dayu, tapi Dilan memilih kata sederhana yang tidak puitis, namun langsung menyentuh kalbu. Kita juga bisa menggunakan puisi untuk mengekspresikan perasaan kita dalam hal. Seru kan kalau bisa berpuisi. Bagaimana, mau mencoba merayu kekasih Anda dengan cara Dilan?

 

Penulis : Irianto

Comments are closed.

WordPress.com.

Up ↑

%d bloggers like this: